arz

a,r dan z

Menulis

with 5 comments

Arghh … ternyata menulis susah banget ya
rasanya di kepala ini sudah bermacam kecamuk melintas
ingin rasanya di lepaskan dengan tulisan

tapi …
sempat terpikir untuk ber-anonim supaya lebih jujur, tetapi takutnya malah menjadi tempat sampah yang hanya berisi cacian, makian, umpatan rasa tidak senang, benci dan iri …
ahh …

ah lieur …

:mrgreen:

Advertisements

Written by Ariza

November 22, 2007 at 7:58 am

Posted in Uncategorized

Terimakasih

with 4 comments

ketika doa dijawab oleh waktu
ketika terdiam, sabar menanti jawaban dari pertanyaan semu …

seberkas angan melintas
menyeruak, melintas diantara kepungan masalah

terimakasih semuanya,
terimakasih ya

terimakasih telah membawa rasa itu kembali,
memberi secuil harapan …
menutup goresan luka …

terimakasih untuk 11 november …

maaf, jika hanya sekedar “terimakasih”

Written by Ariza

November 13, 2007 at 9:46 pm

Posted in Uncategorized

Perang …

with 4 comments

lawan siapa ?

kenapa gak kita tanyakan pada lawan terberat dalam diri kita ?
yaitu diri kita sendiri,

sudahkah kita bisa mengalahkan diri ? ego ? nafsu ?
ego yang membutakan perasaan kita …
nafsu yang melibas hati nurani kita …

kok berani beraninya berkata hasil pemikiran ?
bukankah itu ego, nafsu bercampur hasrat dan keinginan ?
masihkah engkau mengatakan itu perang ?

`ya, saya masih kalah !!!`

Written by Ariza

November 4, 2007 at 6:59 am

Posted in Uncategorized

Waktu dan tempat

with 4 comments

Beberapa hari ini aku belajar dari waktu dan tempat

Waktu
waktu adalah hidup kita, rentetan perjalanan bagi sang pelakunya dan waktu punya kuasa atasnya
sehebat apapun seseorang pasti akan terkalahkan oleh waktu
sepintar apapun seseorang pasti akan dikalahkan oleh waktu
setinggi apapun sesuatu pasti akan dirobohkan oleh waktu
tetapi …
waktu harus dijalani karena waktu adalah proses, usaha, penantian dan buah dari pohon kesabaran
kesabaran yang menuntut kita untuk selalu mengulur batas kesabaran kita ke tingkatan yang lebih panjang dan panjang, kesabaran yang kadang membuat kita bertindak diluar akal kemampuan manusia. kesabaran yang terkadang harus saling bergesekan dengan kepentingan kita ego kita, kesabaran yang memaksa kita untuk berkorban dengan kesenangan kita, kesabaran yang memaksa kita untuk hanya bisa diam dan tak bisa berbuat apa apa, kesabaran yang menuntut kita untuk terus bersabar

Tempat
tempat adalah ruang kita menjalani waktu
tempat menjadi satuan kita dalam berhitung, seseorang yang terbiasa di tempat yg sempit akan merasakan teramat nikmatnya berada di tempat yang agak lapang, di sisi lain seseorang yang terbiasa di tempat yang sangat luas akan merasa sempit jika dia berada di tempat yg agak lapang
tempat yang bisa mendatangkan banyak keuntungan dan kebahagiaan pun terkadang masih dirasa kurang jika seseorang tersebut “merasa” sempit, berbeda dengan orang yang berada di tempat yang tidak banyak mendatang kan keuntungan dan kebahagian tetapi orang tersebut “merasa” lapang,
tempat dimana menjadi batas kita terhadap sabar, sabar yang akan membentuk kita untuk “merasa” lapang di tempat apapun,
berbeda dengan waktu yang tidak pernah berulang, tempat bisa berulang … sebuah kesempatan yang menjadi tempat bagi kita untuk belajar “merasa” dan belajar sabar

Waktu dan tempat

waktu dan tempat adalah tempat kita belajar …
belajar untuk melewati perjalanan waktu dan berada di tempat yang mengharuskan kita untuk bersabar

dia akan datang di waktunya, di tempat yang tepat di saat semua kesabaran menghasilkan sebuah “perasaan”

waktu dan tempat dipersilahkan :mrgreen:

Written by Ariza

October 26, 2007 at 3:43 am

Posted in Uncategorized

Teman

with 6 comments

Teman, kawan, sahabat …
pengakuan, kepercayaan, persaudaraan, …

ingatkah ketika sama sama berlari mengejar penjaja makanan
bersama berpeluh mengayuh sepeda kumbang yang tak seimbang dengan badan

ketika waktu terus berputar, kita semakin merasa lebih dan merasa tinggi
melewatkan begitu saja semua rentetan waktu lalu …
teman …

seorang teman adalah sahabat
tidak dipandang dengan peranakan atau pun rupawan
tidak pula diaku setelah mendapat jabatan, masuk koran, atau pahlawan

teman ada disaat kita terendam dalam gelap
ada di saat kita jatuh,
bukan teman jika hanya bersenang …

maafkan aku teman …
aku bukanlah teman yang seperti sahabat

teriring doa untuk sahabat lama yang terlupakan
yang harus memilih menghentikan nafas terakhirnya dengan tali gantungan
kawan, … andai engkau mengerti hidup terlalu indah untuk dilewatkan
walau terkadang kita harus dipertemukan pada persimpangan yang gelap …

innalillahi wainnailaihirojiun

Written by Ariza

August 26, 2007 at 9:34 pm

Posted in Uncategorized

Preambule …

Finally …….
its up now, here i’ll write down my life log, my journey along this life

Written by Ariza

January 10, 2006 at 10:58 pm

Posted in Uncategorized