Mimpi
Hari ini …
setelah belasan tahun lalu,
saat celana seragamku masih berwarna merah
belasan tahun kemarin,
sederhana saja, …
aku ingin sekali punya ban sepeda dengan warna berbeda di kedua sisinya
sisi yang samping berwarna kecoklatan dan sisi yang menjejak ke tanah berwarna hitam …
dengan alur tapak ban yang berukir sederhana …
nampak kokoh dibanding dengan ban sepedaku yang hanya berwarna satu
dengan alur yang menurutku terlalu jelek …
setelah belasan tahun kemudian,
hari ini mimpi itu bisa terwujud …
Tulus
Ahh…
ternyata cuman sekedar di kata
memang segampang itu kah untuk tulus ?
tulus memberi tanpa merasa sedikitpun untuk mengharap kembali
tulus menyapa tanpa berharap disapa
tulus tersenyum tanpa berharap dibalas senyum
tulus mencintai tanpa merasa sedikitpun untuk dibalas
jangan pernah berharap dengan mencintai orang lain kamu akan merubah dia segalanya
karena cinta saling menutupi dan menambahi, bukan mencari persamaan
Senin
“I hate monday”
kata kata yang sering terdengar jika hitungan putaran waktu kembali ke sebuah hari yang bernama senin
dan orang orang lantas menyalahkan akan datang nya hari itu,
dan kemudian … atas nama senin pulalah menjadi kambing hitam atas segala ketidakberesan
namun, …
jangan salahkan senin, jika anda ikut mengamini kata kata di atas,
salahkan sabtu-minggu anda, yang anda buat sehingga tampak biasa seperti hari lain
terimakasih untuk sore yang indah di hari sabtu,
seakan waktu berulang ketika nikmatnya sore hari yang cerah,
saat menunggu adzan maghrib, ditemani secangkir minuman, berseragam sarung, berkemeja rapi
ahh, ….
waktu memang tak pernah berulang,
tapi rasa itu bisa kembali …
Menulis
Arghh … ternyata menulis susah banget ya
rasanya di kepala ini sudah bermacam kecamuk melintas
ingin rasanya di lepaskan dengan tulisan
tapi …
sempat terpikir untuk ber-anonim supaya lebih jujur, tetapi takutnya malah menjadi tempat sampah yang hanya berisi cacian, makian, umpatan rasa tidak senang, benci dan iri …
ahh …
ah lieur …